Jumat, 04 Juni 2010

Bersyukurlah pada apa saja...

Kali ini kayaknya lagi hobi posting motivasi nih. . . .

Hehehe,,,

Yah, kesempatan ini saya mau menampilkan motivasi buat anda. Anda wajib mensyukuri apa pun yang menimpa anda. Ini bukanlah masalah keberuntungan. Bersyukur untuk menuntun anda untuk menyikirkan sisi negatif yang ada dari hidup. Banyak orang yang mengatakan mungkin anda tidak realistis. Namun, sesungguhnya sikap anda jauh lebih realistis, yaitu membebaskan diri anda dari kecemasan atas kesalahan.



Lebih bersyukur mendorong anda untuk bergerak maju dengan penuh antusias. Tak ada yang meringankan hidup anda selain sikap BERSYUKUR.Semakin banyak anda bersyukur, semakin banyak anda menerima. Semakin banyak anda mengingkari, maka semakin berat beban yang anda paksakan pada diri anda.

Kebanyakan orang lebih terpaku pada kegagalan lalu mengingkarinya. Sedkit sekali yang melihat pada keberhasilan lalu mensyukurinya. Karena anda takkan berhasil apabil terus menggerutu dan bekeluh kesah.



ANDA BERHASIL KARENA BERUSAHA.

Sedangkan usaha anda lakukan karena anda melihat sisi positif. Hanya dengan Bersyukurlah, sisi positif itu tampak di pandangan anda. . . .


Semoga Bermanfaat. . .

Sumber:Buku motivasi

Kamis, 03 Juni 2010

Sedikit demi Sedikit. . . .

Wah, wah,, sekedar iseng - iseng aja..

Mau berbagi motivasi aja. . . .

Pepatah Ini sederhana saja, "sedikit demi sedikit lama - lama menjadi bukit." Kita bisa memaknainya, bahwa bila kita mengumpulkan sesen demi sesen, pada saatnya kita akan mendapatkan sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini bukan sekedar berbicara hidup hemat ataupun menabung.



Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga daripada uang. yaitu bila kita mengumpulkan setiap kebaikan dalam tindakan - tindakan kecil, maka kita akan dapati kebesaran di dalam jiwa kita.



Bagaimanakah tindakan - tindakan sekecil itu bisa mencerminkan kebesaran jiwa kita?? Tindakan tersebut bisa mencerminkan yaitu dengan disertai secercah kasih sayang di dalamnya. Ucapan terima kasih, senyuman, sapaan ramah, berjabat tangan, atau pelukan sahabat adalah tindakan sepele saja. Namun dalam liputan kasih sayang, ia jauh lebih tinggi daripada buku tabungan anda. . .



Semoga bermanfaat. . .

Rabu, 02 Juni 2010

Gardu Induk

Pada kesempatan ini, saya mau berbagi ilmu tentang Gardu Induk...
Ada banyak jenis - jenis gardu induk.

Jenis - jenis gardu induk :

1. Berdasarkan jenis isolasi busbar
a. Gardu Induk SF6
Gardu induk seperti ini sangat hemat tempat sebab menggunakan gas SF 6 sebagai isolasi antara bagian yang bertegangan dan ditempatkan didalam suatu selubung besi. Sering disebut Gardu Induk SF 6 atau disingkat GIS.



b. Gardu Induk Konvensional
Gardu Induk yang menggunakan udara menjadi isolasi antara bagian yang bertegangan dan dengan demikian memerlukan tempat yang cukup luas.




2. Berdasarkan Busbar
a. Gardu Induk dengan system ring busbar.
Adalah gardu induk yang busbar berbentuk ring yaitu semua rel/busbar yang ada tersambung satu sama lain dan membentuk seperti ring / cicin.



b. Gardu Induk dengan single busbar.
Adalah gardu induk yang mempunyai satu / single busbar . pada umumnya gardu dengan system ini adalah gardu induk diujung atau akhir dari suatu transmisi.



c. Gardu Induk dengan double busbar.
Adalah gardu induk yang mempunyai dua / double busbar . Sistem ini sangat umum, hamper semua gardu induk menggunakan system ini karena sangat efektif untuk mengurangi pemadaman beban pada saat melakukan perubahan system (maneuver system).




d. Gardu Induk dengan satu setengah / one half busbar.
Adalah gardu induk yang mempunyai dua / double busbar . Gardu induk Pembangkitan dan gardu induk yang sangat besar menggunakan system ini karena sangat efektif dalam segi operasional dan dapat mengurangi pemadaman beban pada saat melakukan perubahan system (maneuver system). Sistem ini menggunakan 3 buah PMT didalam satu diagonal yang terpasang secara serie.




Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita. . . .

^.^

televisi online





Pilih Channel atau Film


Selasa, 01 Juni 2010

Penyetelan Daerah Jangkauan Rele Distance





Gambar 1. Daerah penyetelan rele jarak tiga tingkat

Relai jarak pada dasarnya bekerja mengukur impadansi saluran, apabila impedansi yang terukur / dirasakan relai lebih kecil impedansi tertentu akibat gangguan ( Zset < ZF ) maka relai akan bekerja.
Prinsip ini dapat memberikan selektivitas pengamanan, yaitu dengan mengatur hubungan antara jarak dan waktu kerja relai. Penyetelan relai jarak terdiri dari tiga daerah pengamanan, Penyetelan zone-1 dengan waktu kerja relai t1, zone-2 dengan waktu kerja relai t2 , dan zone-3 waktu kerja relai t3 .


a. Penyetelan Zone-1
Dengan mempertimbangkan adanya kesalahan-kesalahan dari data saluran, CT, PT, dan peralatan penunjang lain sebesar 10% - 20 % , zone-1 relai disetel 80 % dari panjang saluran yang diamankan.
Zone-1 = 0,8 . Z L1 (Saluran) (3.33)
Waktu kerja relai seketika, (t1= 0) tidak dilakukan penyetelan waktu .


b. Penyetelan Zone-2
Prinsip peyetelan Zone-2 adalah berdasarkan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :

Zone-2 min = 1,2 . ZL1
Zone-2 mak = 0,8 (Z L1 + 0,8. ZL2)

Dengan : ZL1 = Impedansi saluran yang diamankan.
ZL1 = Impedansi saluran berikutnya yang terpendek ( )

Waktu kerja relai t2= 0.4 s/d 0.8 dt.





c. Penyetelan zone-3

Prinsip penyetelan zone-3 adalah berdasarkan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :

Zone-3min = 1.2 ( ZL1 + 0,8.ZL2 ) (3.36)
Zone-3mak1 = 0,8 ( ZL1 + 1,2.ZL2 ) (3.37)
Zone-3mak2 = 0,8 ( ZL1 + k.ZTR ) (3.38)

Dengan : ZL1 = Impedansi saluran yang diamankan
ZL2 = Impedansi saluran berikutnya yang terpanjang
Waktu kerja relai t3= 1.2 s/d 1.6 dt.

c. 1. Peyetelan zone-3 reverse

Fungsi penyetelan zone-3 reverse adalah digunakan pada saat pemilihan teleproteksi pola blocking.
Dasar peyetelan zone-3 reverse ada dua jenis :
• Bila Z3 rev memberi sinyal trip.
Zone-3 rev = 1.5 Z2-ZL1
• Bila Z3 rev tidak memberi sinyal trip.
Zone-3 rev = 2 Z2-ZL1.

d. Penyetelan Starting

Fungsi starting relai jarak adalah :
1. Mendeteksi adanya gangguan.
2. Menentukan jenis gangguan dan memilih fasa yang terganggu.
Prinsip penyetelan starting di bagi 2, yaitu :
1. Starting arus lebih :
I fasa-fasa = 1.2 CCC atau ct
I fasa-netral = 0.1. CCC atau ct
2. Starting impedansi
Zsmin = 1.25 x Zone-3
Zs max= 0.5 x kV/(CCC atau Ct x√3)

e. Penyetelan Resistif reach

Fungsi penyetelan resistif reach adalah mengamankan gangguan yang bersifat high resistance.
Prinsip penyetelan resistif reach (Rb) tidak melebihi dari kreteria setengah beban (1/2 Z beban ).

• Untuk system 70 kV :
Rb = 15 x Zone-1 x k0 x 2.
• Untuk system 150 dan 500 kV :
Rb = 8 x Zone-1 x k0 x 2
 

My Twitter

Followers

Ariya Theonata Copyright © 2009 DarkfolioZ is Designed by Bie Blogger Template for Ipietoon